kita sama-sama percaya kan Allah itu selalu ada? :)

Selasa, 09 April 2013

Habis nangiiis huaaaa >.< Bersyukurnya, tangis kali ini berbeda dengan tangis yang kemarin-kemarin. Hari ini gue menangis karena terharu, dan amat sangat bersyukur. Rasanya bahagia banget.

Kemarin gue baru aja ngerasain bete banget karena masalah yang terjadi di sekitar gue, bahkan diri gue sendiri pun bermasalah. Mulai dari skripsi, masalah temen gue, masalah gue yang jaman dulu tiba-tiba muncul lagi, banyak deh pokoknya. Ketika masalah-masalah itu datang bersamaan, gue pusing, ga kuat. Tapi hari ini Alhamdulillah gue merasa jauh lebih tenang dan merasa dikuatkan, oleh Allah.

Allah mengirimkan orang-orang yang baik untuk menghibur, mengingatkan, mendoakan, dan menenangkan gue. Subhanallah, Alhamdulillah. Sesayang itu Allah sama gue. Dia kasih masalah, Dia kasih juga pertolongan-Nya. See, Allah itu Mahabaik. Dia hanya ingin mengajarkan kita untuk lebih sabar dan bijak menyikapi suatu masalah, biar kita jadi hamba-Nya yang kuat :')

Bete yang kemarin masih nyisa. Sebenernya hari ini ada stressor lain (atau stressor yang sama tapi kuantitasnya berlebih?) Yaa begitu lah. Gue capek. Gue sebel. Gue pun datang lagi ke teman yang gue pikir bisa bantu gue. Alhamdulillah mereka available buat gue. Mereka diberikan kekuatan lebih sama Allah untuk nemenin gue, dengerin gue, dan bantuin gue, meskipun mereka juga punya masalah. Kyaaaa terharu banget >.<

masalah masalah masalah

Senin, 08 April 2013

Masalah. Iyaa, semua orang pasti punya masalah. Setiap hari, bahkan dalam sehari masalahnya bisa bertumpuk-tumpuk. Kadang belum beres masalah yang satu, ada lagi masalah yang lain. Makin lah jadi beban pikiran.

Hari ini lagi-lagi gue disadarkan tentang masalah. Gue ga tau deh yaa gimana menjelaskannya. Gue juga ga tau sebenernya mau nulis apa di post ini. Gue cuma mau mengeluarkan unek-unek aja. Ga enak rasanya kalo punya masalah dipendem sendiri. Bersyukurnya, hari ini masih ada teman yang mau mendengarkan keluh kesah dan curhatan gue. Ga perlu mereka kasih saran atau apa, gue ga minta yang aneh-aneh. Mereka mau mendengarkan aja itu sudah sangat lebih dari cukup.

Gue tau, setiap orang punya beban, masalah, dan tanggung jawab masing-masing. Gue tau, yang bisa menyelesaikan masalah seseorang yaa cuma orang itu sendiri. Misalnya, lo ada masalah dan butuh saran atau bantuan dari orang lain, tetep aja kan final decisionnya ada di elo. Elo mau apa, mau nerima masukan dari orang lain atau ga, cuma elo yang tau keputusan apa yang  akan lo ambil. Tapi tetep aja, keberadaan orang lain di samping lo ketika lo lagi ada masalah itu bermakna banget. Meskipun mungkin kehadiran orang lain itu cuma untuk jadi pendengar atau 'tempat sampah' buat kita. Ada sih orang yang lebih milih sendiri ketika ada masalah, ada. Nah, kalo gue, kadang butuh sendiri, kadang butuh ada teman.

tentang rasa

Kamis, 04 April 2013

Suatu sore. Di sebuah ruang kerja. Secangkir kopi yang sudah dingin terhidang di meja. Isinya tinggal separuh.

Seorang lelaki berkacamata duduk sambil menghadap layar laptopnya. Wajahnya berseri. Jari jemarinya dengan lincah bergerak berpindah dari satu huruf ke huruf lain, menghasilkan sederet tulisan yang tiada henti berpindah ke barisan selanjutnya. Sesekali ia diam sambil menyimak baik-baik lirik lagu yang diputar dari laptopnya. Senyum tersungging. Sesekali pula ia ikut menyanyikan lagu yang ia dengar.

Seorang perempuan berkacamata menghampiri meja lelaki itu sambil meletakkan sepiring puding coklat. Lelaki itu melirik puding itu sejenak. Puding itu terlihat manis bersanding dengan cangkir kopinya. Ia pun tersenyum ke arah perempuan tadi yang sudah duduk di sampingnya.

"Kamu buatin aku puding lagi?"
"Bosan ya?"
"Ga. Aku suka. Kalau bosan, aku boleh bilang kan?"

sebuah cerita

4 April 2012.

Pertama ketemu dia, ga sengaja. Singkat cerita, waktu itu gue ke fakultasnya dan ketemu dia dan temennya lagi duduk manis. Ga tau ngerjain apa, mereka sibuk di depan laptopnya masing-masing, ada tugas kuliah mungkin, atau ngerjain skripsi. Waktu itu ga jelas sih mukanya, soalnya dia pake masker. Tapi ga tau yaa kenapa, gue tertarik. Entah feeling, entah intuisi, entah apa, di pikiran gue saat itu: "Iih cowok ini kok lucu yaa, cool, gue suka." Dan gue merhatiin dia. Physically, dia tipe gue. Casual dan nyantai, berkacamata. Manis (tau dari mane lo mukanya aja ketutup masker). Ahahahaha. Yaa intinya love at first sight (males sih pake istilah ini, norak, tapi yaa gimana emang gitu -__-)
Kedua kali ketemu, sempet ngomong sama dia. Yah, walaupun cuma sedikit doang, selebihnya cuma bisa ngeliat dia pergi. Ga tau kapan bisa ketemu lagi dan ga nyangka ada kesempatan untuk kenal dan ngobrol sama dia.

Lagi-lagi ceritanya disingkat. Gue berhasil kenalan sama dia dan ternyata orangnya baik banget, asik, supel, dan nyambung ngobrol sama dia. Meskipun baru kenal, dia welcome dan baik. Dia banyak bantuin gue. Okee, makin naksir. Hahaha.

Sebulan, dua bulan, tiga bulan, dan seterusnya sampai akhir tahun 2012. Gue kadang berkomunikasi sama dia, kadang ga. Soalnya kadang dia ngehubungin, kadang ga. Gue sih ogah ngehubungin duluan. Masih jaim cuy. Hahaha. Padahal dalem hati, kangen banget.

tentang bimbingan

Rabu, 03 April 2013

Alhamdulillah, hari ini jadi bimbingan. Setelah minggu kemarin ga jadi bimbingan karena dosen tersayang sakit. Minggu lalu antara seneng ga seneng sih karena ga ada bimbingan. Senengnya karena jadi ga perlu tegang dan bisa melewati weekend tanpa menyentuh draft hahaha, tapi ga senengnya karena gue ga dapet feedback secepatnya, it means itu menghambat progres skripsi gue kan. Tapi yaa sudahlah, di balik ini semua gue tetap bersyukur :)

Cerita sedikit deh tentang dosen pembimbing gue. Beliau adalah Bang Amir. Waktu mempertimbangkan untuk minta beliau jadi dosen pembimbing, heem, dilema. Soalnya beliau, gimana yaa, galak? Ga juga. Mungkin karena faktor muka kali yaa hahaha. Peace bang :D Jadi kalo ngeliat muka beliau tuh bawaannya serem, mukanya kan serius tuh. Jadi gue takut banget beliau marah. Padahal kalo dipikir-pikir, ngapain juga coba beliau kurang kerjaan marah-marah ga jelas. Kan aneh yaa. Maksudnya di sini gue yang aneh karena mikir begitu. Hahaha. Pertimbangan lain adalah beliau itu kan termasuk dosen senior yang pemahaman teorinya sangat baik, terutama di bidang psikologi sosial yang jadi ranah skripsi gue. Gue juga udah nanya-nanya ke temen-temen lain yang sebelumnya pernah bimbingan tugas kuliah sama beliau. Mereka bilang beliau baik, mengarahkan, dan ga seseram yang dibayangkan. So, setelah gue pertimbangkan baik buruknya, gue pun menghadap beliau dan minta persetujuan beliau untuk jadi pendamping skripsi gue. Aseeek.

replace

Selasa, 02 April 2013

“Allah never takes any good away from you. He simply replaces the seemingly good with a definite better.”

When Allah takes away something from you
It’s not till you have correct and check your intention
It’s not till you have cleansed your heart
It’s not till you have really turn your heart to Him
That He will indeed return it back to You

He may as well just took it away from you for a moment
He may just as well took it away from you because it cause you to distance yourself from Him
He may just as well took it away because it cause distraction to you in remembering Him
He may just as well took it away from you as a lesson for you to face tomorrow
He may just as well took it away from you because He knows it is not the best for you

But if it is indeed best for you
It will no doubt return back to you
Once you have clean your heart properly
Once you have correct your intention just for His Sake
Once you have turn your heart completely to Him
Then it will definitely gonna come back to you

But if it don’t
Then it simply mean that it is not the best for you
Then it simply mean that something better indeed is coming on it’s way
Then it simply mean that He has greater plan for you than you have for yourself
Because He is The Best of Planner rite?
….
Keep Calm & Trust Allah’s plan